April 14, 2021

Munabarat.tegas.co

Kritik berimbang & lugas

Patung Kuda Ambruk, Ini Penjelasan Kadis PU Mubar

3 min read
Patung kuda yang terletak di Jalan Poros Provinsi antara Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah

TEGAS.CO,. MUNA BARAT – Patung kuda yang terletak di Jalan Poros Provinsi antara Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah ditemukan ambruk karena menahan beban yang terlalu berat. Ambruknya patung tersebut diduga terjadi antara menjelang maghrib sampai malam hari pada, Senin (1/3).

Patung yang dibangun pada 2019 itu sengaja dibuat sebagai ikon keindahan saat memasuki Muna Barat.

Dari pantauan awak tegas.co, terlihat salah satu patung roboh dengan posisi kuda ambruk kesisi kanan. Namun, patung kuda tersebut tidak terlihat keropos atau karatan disekitar bagian kaki.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun dari beberapa orang warga yang sempat melintas dan singgah pada jam sebelumnya, antara pukul 14.00 hingga 16.00 Wita mereka tidak melihat jika ada salah satu patung kuda yang ambruk.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Mubar, melaui Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU), Karimin menuturkan bahwa berdasarkan hasil investigasi bersama pihak kepolisian, pihaknya menemukan adanya dugaan beban berat terkait ambruknya salah satu patung kuda tersebut.

“Kami memang tidak melihat langsung kejadiannya, tetapi setelah melihat langsung kondisinya, kami menemukaan dugaan patung tersebut tidak mampu menahan beban berat, kemungkinan di panjat sehingga ambruk,” ujarnya, Selasa, (2/3/2021).

Ia juga mengatakan, bahwa saat ambruk, besi penyangga patung tersebut tidak terlepas. Sehingga semakin kuat dugaan bahwa ambruknya patung tersebut bukan disebabkan oleh cuaca buruk (angin) atau rusak dengan sendirinya, tetapi karena beban diatasnya yang terlalu berat.

“Patung itu hanya sebagai panjangan, untuk keindahan bukan untuk dipanjat atau ditunggangi”, imbuhnya.

Ia menambahkan, bahan yang digunakan patung tersebut memiliki ketahanan yang cukup kuat dan lama, ditambah dengan kondisi fisik yang ditemukan setelah ambruk seharusnya masih tetap kokoh.

“Kasus ini kami serahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Kami selalu siap membantu jika diperlukan untuk menuntaskannya,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho, melalui Kapolsek Lawa, IPTU Paniran menyampaikan, pihaknya telah menerima aduan kepolisian dari Pemda Mubar dan melakukan investigasi terkait ambruknya patung kuda tersebut.

“Hasil pengamatan kami bersama pihak PU Mubar, kami meilhat tidak ada tanda-tanda pengrusakannya. Tidak ada yang dipukul-pukul. Terlihat pecah karena jatuh dan patah”, ucapnya.

“Kemungkinan karena sering dipakai orang berfoto (selfie) pada patung tersebut, dugaan kami ada yang naik sehingga ambruk. Apalagi melihat konstruksi besi itu bukan untuk menahan beban orang tetapi hanya menahan patung. Jadi kemungkinan ketika ada yang naik disitu untuk foto-foto, berat, ketika tambah beban orang yang naik jadi besinya tidak kuat menopang, sehingga ambruk,” lanjutnya.

Saat ini pihaknya sedang melakukan Lidik dengan meminta keterangan pihak-pihak terkait dan masyarakat sekitar.

“Karena area itu bukan kawasan pemukiman tentu saja kami berharap pihak-pihak/ masyarakat yang mempunyai informasi bisa datang ke Polsek Lawa atau kantor Dinas PU Mubar. Saya sampaikan juga ke pihak PU untuk minta petunjuk kepada pimpinannya agar dibuatkan berita acara dan dibersihkan sekalian supaya tidak menimbulkan multitafsir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut ia meminta masyarakat untuk tidak menjadi penyebar hoax dan cepat mengambil kesimpulan dari sumber informasi yang tidak jelas.

“Kami berharap dengan kejadian itu, masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri dan tidak melakukan penyebaran foto yang belum jelas informasinya. Masyarakat juga tidak boleh menghubung-hubungkan dengan masalah lain, baik politik maupun pribadi seseorang. Hati-hati jangan sampai dengan penyebaran informasi itu berdampak melanggar hukum,” tutupnya.

Reporter : FAISAL

Editor : YA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *